Jateng
Minggu, 21 Maret 2021 - 01:00 WIB

Ada Kelompok Muda dan Perempuan Tani di Grobogan, Apa itu?

Redaksi Solopos  /  Arif Fajar Setiadi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pembentukan kelompok perempuan tani di Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. (Istimewa-Penabulu)

Solopos.com, PURWODADI – Mendukung pertanian berkelanjutan, ECHO Green membentuk kelompok pemuda dan perempuan tani di Kabupaten Grobogan. Kelompok ini dibentuk di Kecamatan Penawangan dan Kecamatan Godong.

Menurut National Project Manager (NPM) ECHO Green Dida Swarida, pembentukan ini merupakan bagian dari program ECHO Green yang dikoordinatori Yayasan Penabulu. Program ini didanai Uni Eropa senilai 950.000 Euro atau setara Rp16,6 miliar, untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Advertisement

“Proyek ECHO Green bertujuan untuk mempromosikan inisiatif ekonomi hijau oleh perempuan tani dan pemuda di sektor pertanian berkelanjutan. Tujuannya meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan. Juga kesempatan kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” jelas Dida Swarida, Sabtu (20/3/2021).

Baca jugaKementan dan Bulog Serap 48.092 Ton GKG di Boyolali dan Grobogan

Advertisement

Baca jugaKementan dan Bulog Serap 48.092 Ton GKG di Boyolali dan Grobogan

Kabupaten Grobogan, lanjut Dida, merupakan salah satu dari tiga kabupaten yang menjadi sasaran ECHO Green. Dua kabupaten lainnya adalah Padang Pariaman di Sumatera Barat dan Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat.

“ECHO Grren bekerja di 100 desa dan 8 kecamatan di 3 kabupaten. Di Grobogan ada di Kecamatan Godong dan Penawangan. Program ini telah mendapat dukungan dari pemerintah daeran dan organisasi masyarakat,” kata Dida.

Advertisement

Kemudian memasuki tahun kedua, sambung Dida, ECHO Green membentuk kelompok generasi muda tani dan perempuan tani di Penawangan dan Godong. Kegiatan pembentukan kelompok ini sudah dimulai sejak 3 Maret 2021 dan masih terus berjalan.

Pertanian Berkelanjutan

Baca jugaMenjaga Lahan Pertanian di Penawangan Tak Beralih Fungsi, Dengan Program Ini

Kegiatan pembentukan kelompok generasi muda tani dan perempuan tani, tambah Dida, dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi antarpemerintah desa. Selain itu juga ECHO Green melakukan identifikasi aktor-aktor kunci dalam pembentukan kelompok.

Advertisement

“Diharapkan melalui pembentukan kelompok ini akan muncul kader muda dan perempuan yang mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan,” imbuh Dida.

 

 

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif