SOLOPOS.COM - Ilustrasi: Gunung Slamet (Antara)

Solopos.com, BANYUMAS — Seluruh jalur pendakian di Gunung Slamet, Jateng ditutup sejak Kamis (14/9/2023). Penutupan jalur pendakian itu ditujukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan di lereng gunung tersebut di musim kemarau.

Informasi penutupan pendakian jalur di Gunung Slamet itu diunggah di Instagram @banyumaskeren_ pada Minggu (17/9/2023). Dalam keterangannya dijelaskan penutupan jalur pendakian itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Perhutani KPH Banyumas Timur nomor 1064/058. 4/BYT/2023 dan KPH Pekalongan Barat nomor 0674/051.1/PKB/2023.

Promosi Berkat KUR BRI dan Rajin Ikut Pameran, Keripik Kulit Ikan Rafins Snack Mendunia

Dalam rangka antisipasi kebakaran hutan lereng Gunung Slamet, maka kegiatan pendakian seluruh jalur Gunung Slamet ditutup per tanggal 14 September 2023 sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tulis @banyumaskeren_.

Dilansir oleh www.manusialembah.com, terdapat sejumlah jalur pendakian Gunung Slamet. Di antara jalur pendakian itu, seperti via Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Jurang Mangu, Penakir, Cemara Sakti, Baturaden, Guci, Sawangan, Dukuh Liwung, Kaliwadas, Kaligua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya