Jateng
Jumat, 2 Oktober 2015 - 09:50 WIB

BISNIS PROPERTI : REI Jateng: Penjualan Rumah Melalui Pameran Naik

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penjualan perumahan (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Bisnis properti di Jawa Tengah tertolong oleh kegiatan pameran.

Kanalsemarang.com, SEMARANG-DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan realisasi penjualan rumah melalui pameran terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan dari masyarakat khususnya Kota Semarang.

Advertisement

“Dari beberapa kali pameran yang kami lakukan setiap bulan, selalu ada peningkatan penjualan. Untuk rata-rata peningkatannya sebesar 10 persen/bulan,” kata Ketua REI Jateng MR Prijanto di Semarang, Rabu (30/9/2015).

Oleh karena itu, pihaknya optimistis target penjualan rumah berbagai tipe sebanyak 800 unit dalam satu tahun ini akan tercapai.

Hingga saat ini saja, dari beberapa kali pameran yang dilaksanakan dari bulan Januari-September penjualannya sudah mencapai sekitar 500 unit rumah.

Advertisement

Pihaknya mengaku, dengan adanya peningkatan penjualan tersebut artinya para konsumen pasar properti tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi yang sedang lesu.

Sementara itu, awalnya Prijanto sempat mengaku pesimistis dengan penjualan rumah di tahun ini mengingat kondisi rupiah yang terus terpuruk akibatnya menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

“Apalagi, perlambatan ekonomi ini sudah terjadi sejak awal tahun sehingga membuat kami semakin pesimistis,” katanya.

Advertisement

Belum lagi sempat diberlakukannya kebijakan pelarangan inden pembelian properti oleh Bank Indonesia (BI). Meski demikian, kebijakan tersebut saat ini sudah tidak lagi diberlakukan.

“Tepatnya sejak memasuki bulan September kondisinya sudah lebih baik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” katanya.

Pihaknya juga menyambut baik penurunan besaran uang muka pembelian rumah dari 30 persen menjadi 20 persen. Diprediksikan, kebijakan yang dikeluarkan BI tersebut akan memacu pertumbuhan ekonomi khususnya dari sektor properti.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif