SOLOPOS.COM - Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD). (dok)

Solopos.com, GROBOGAN — Wakil Bupati (Wabup) Grobogan, Bambang Pujiyanto mengimbau masyarakat lebih aktif mencegah dan mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD).

Hal itu menyusul tingginya angka DBD di Grobogan. Dari data Dinas Kesehatan Grobogan menunjukkan pada Februari 2024 sudah ada 223 kasus DBD. Sedangkan korban jiwa sudah mencapai 5 orang.

Promosi Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Tetap Waspada Modus Penipuan Online

Bambang mengimbau kepada masyarakat agar tidak ada genangan air di sekitar rumah sehingga tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

“Jadi kalau aliran air lancar logikanya mestinya telur atau lava itu akan terbawa ke aliran sungai langsung ke laut,” kata dia, ketika ditemui wartawan selepas Rapat Paripurna DPRD Grobogan, Rabu (20/3/2024).

Dia juga meminta agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan drainase agar tidak memunculkan genangan air. Sehingga potensi penyebaran DBD bisa ditekan.

Bambang mengatakan pada kondisi seperti ini biasanya masyarakat meminta fogging atau pengasapan di area perkampungan. Namun menurutnya fogging tidak efektif.

“Masyarakat biasanya sedikit-sedikit minta fogging. Padahal untuk mencegah [penularan] tidak hanya dengan fogging,” kata dia.

Dia mengatakan pemerintah mengusahakan penanganan DBD sesuai prosedur. Salah satunya dengan surveillance epidemiology yakni melakukan analisis dan pengawasan DBD agar bisa melakukan langkah yang lebih efektif.

“Melakukan survei di situ apakah ada orang sakit, kemudian dilihat di situ ada risiko penularan atau tidak, jika ada kemungkinan demam berdarah maka pemerintah akan mengambil tindakan,” kata dia

Meski begitu, dia kembali menekankan masyarakat untuk mencegah dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi genangan air, sampai membersihkan penampungan air secara berkala.

“Ini yang malah justru perlu dilakukan dan lebih efektif. Di samping itu perlu menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya