Jateng
Kamis, 18 Juli 2019 - 09:50 WIB

Di Tengah Kemarau, Jateng Bangun 11 Embung Baru

Redaksi Solopos.com  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun 11 embung baru untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah. Publikasi pembangunan embung-embung baru itu disiarkan di tengah musim kemarau 2019, kala sebagian Jateng terancam kekeringan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jateng, Eko Yunanto mengatakan ke-11 embung baru tersebut akan dibangun di sejumlah kabupaten, yakni di wilayah Wonogiri, Demak, Kendal, Tegal, Pati, dan Purbalingga. “Tahun 2018 kita sudah bangun 81 embung, dan di 2019 ini akan bangun 11, jadi totalnya 92 embung,” katanya, Rabu (17/7/2019).

Advertisement

Dikatakan, embung-embung tersebut nantinya akan berfungsi sebagai tadah air hujan, sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Disebutnya, untuk pembangunan satu buah embung dengan luas satu hektare dibutuhkan anggaran Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar. Namun hal itu masih kondisional, melihat kondisi embung yang akan dibangun tersebut.

“Embung ini kita buat menjawab kekurangan air baku, tidak selalu didesain untuk irigasi padi, karena butuh air banyak. Dulunya embung untuk pengairan tanaman ekonomi tinggi, seperti kelengkeng dan buah naga. Namun sekarang ada kesenjangan kekeringan air bersih, sehingga konsep embung harus dihadirkan di tempat yang membutuhkan,” tuturnya.

Sementara itu, kata dia secara kumulatif total embung yang dibangun Pemprov Jateng telah mencapai total 1.190 dengan berbagai kategori. Pembangunan tersebut dilakukan baik di bawah BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, dan lainnya.

Advertisement

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Advertisement
Advertisement
Kata Kunci :
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif