Jateng
Jumat, 30 Oktober 2015 - 03:50 WIB

GEMPA JAWA TENGAH : Gempa Bumi Kejutkan Warga Kabupaten Cilacap

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi gempa bumi (JIBI/Dok)

Gempa Jawa Tengah mengguncang Cilacap dengan kekuatan 5,2 SR, Kamis (29/10/2015).

Kanalsemarang.com, CILACAP-Sejumlah warga di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dikejutkan oleh gempa bumi yang terjadi pada Kamis (29/10/2015) sore.

Advertisement

Wartawan Antara yang sedang berada di salah satu bengkel sepeda motor di Desa Karangsari, Kecamatan Adipala, Cilacap, merasakan guncangan gempa itu.

Tidak lama kemudian, seorang anak kecil berlari mendekati ayahnya yang merupakan pemilik bengkel itu sambil mengatakan jika ada gempa.

Advertisement

Tidak lama kemudian, seorang anak kecil berlari mendekati ayahnya yang merupakan pemilik bengkel itu sambil mengatakan jika ada gempa.

“Ayah, ayah, ada gempa,” kata anak bernama Willy sambil mendekati ayahnya, Daryanto.

Kendati demikian, Daryanto mengaku tidak merasakan guncangan gempa itu karena dia sedang sibuk memperbaiki sepeda motor pelanggan.

Advertisement

“Tadi saat saya sedang duduk sambil ngobrol dengan anak saya, tiba-tiba terasa ada guncangan. Bahkan, anak saya hampir terjatuh dari tempat duduk,” kata Maryam, warga Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala, Cilacap.

Dia mengaku baru menyadari jika ada gempa bumi setelah melihat lampu rumah bergoyang-goyang.

Saat dihubungi Antara, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan gempa bumi tersebut berkekuatan 5,2 skala Richter (SR).

Advertisement

“Telah terjadi gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada hari Kamis, 29 Oktober, pukul 17.20 WIB. Lokasi gempa 8,74 lintang selatan dan 109,79 bujur timur atau 112 kilometer barat daya Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan kedalaman 11 kilometer,” katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Menurut dia, gempa bumi tersebut dirasakan sejumlah warga Kabupaten Cilacap.

Advertisement

“Tadi ada seorang warga Kecamatan Sampang, Pak Dirwan, yang menghubungi kami guna menanyakan gempa tersebut,” katanya.

Saat dihubungi secara terpisah, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhi mengatakan bahwa hingga pukul 18.00 WIB, pihaknya belum menerima laporan terkait kerusakan rumah atau bangunan akibat gempa tersebut.

“Belum ada laporan. Semoga gempa tadi tidak mengakibatkan kerusakan,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif