Jateng
Senin, 8 Mei 2023 - 15:38 WIB

Gunakan Angkot, PKS Jadi yang Pertama Daftarkan Caleg ke KPU Salatiga

Hawin Alaina  /  Imam Yuda Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Bakal calon legislatif (Bacaleg) PKS Salatiga saat mendaftar ke KPU Salatiga Senin (8/5/2023). (Solopos.com/Hawin Alaina)

Solopos.com, SALATIGA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai politik di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), yang pertama mendaftarkan bakal calon legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga untuk mengikuti kontestasi politik Pemilu Legislatif 2024.

PKS datang bersama rombongan kader dan bakal calegnya dengan menggunakan angkutan perkotaan atau angkot ke KPU Salatiga, Senin (8/4/2023). Kedatangan kader PKS ini pun disambut para komisioner KPU.

Advertisement

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Salatiga, Latif Nahari, mengaku pihaknya sengaja mendatangi Kantor KPU Kota Salatiga dengan menggunakan angkot. Hal ini dilakukan agar maasyarakat menikmati proses pemilihan umum (pemilu).

“Tidak tegang-tegang amat pemilu itu. Sehingga kita ingin mengajak semua komponen, simbolisasinya teman-teman paguyuban angkot ini kami ajak,” terang Latif kepada awak media di Kantor KPU Kota Salatiga.

Advertisement

“Tidak tegang-tegang amat pemilu itu. Sehingga kita ingin mengajak semua komponen, simbolisasinya teman-teman paguyuban angkot ini kami ajak,” terang Latif kepada awak media di Kantor KPU Kota Salatiga.

Latif membeberkan, DPD PKS Salatiga mendaftarkan sebanyak 25 orang sebagai bakal caleg. Ke-25 orang itu terdiri dari 9 perempuan dan 16 laki-laki. Dengan demikian, persentase keterwakilan perempuan di PKS Salatiga telah terpenuhi yakni 36%.

“Empat dapil [daerah pemilihan di Jateng] bisa kami penuhi semua [keterwakilan perempuan],” katanya.

Advertisement

“Alhamdulillah kita bisa memenuhi syarat,” kata Latif.

Ketua KPU Kota Salatiga, Syaemuri, menyebut ada dua ketentuan berkas yang harus dipenuhi partai politik untuk mendaftar, yakni berkas pendaftaran dan berkas dokumen syarat calon. Sementara itu, kendala di PKS tadinya ada ketidaksesuaian di surat persetujuan dari DPP.

“Hard copy sudah ada ditandatangani DPP, tapi di Silon-nya belum muncul,” ungkap Syaemuri.

Advertisement

Setelah itu KPU memberikan surat keterangan belum lengkap agar diperbaiki maksimal tanggal 14 Mei 2023. Namun PKS memperbaiki saat itu juga, sehingga oleh KPU dinyatakan telah lengkap.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Salatiga, Dhomiri, memastikan berkas pendaftaran PKS telah memenuhi syarat. “Secara regulasi karena persyaratan antara fisik dan digital harus sesuai dan sekarang sudah sesuai. Maka, selama tidak melanggar maka seluruh jajaran PKS semua lengkap dan memenuhi keterwakilan perempuan,” jelas Dhomiri.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif