Jateng
Kamis, 4 Februari 2021 - 00:50 WIB

Ini Kata Epidemiolog, Jateng di Rumah Saja Efektifkah?

Alif Nazzala Rizqi  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi karantina. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Epidemiolog mengakui rencana pemberlakuan dua hari di rumah saja oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bisa mengurangi penyebaran Covid 19 di Jateng. Namun ada syaratnya agar Gerakan Jateng di Rumah Saja yang digagas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu efektif menekan virus corona.

Epidemiolog Universitas Diponegoro Semarang Budi Laksono mengatakan kebijakan yang dilakukan Jateng bisa berjalan efektif jika para kepala daerah di Jateng ikut aktif melaksanakan kebijakan tersebut. "Kebijakan ini adalah terbaik yang bisa dibuat. Juga efektif bila semua kepala daerah bupati/walikota sebagai pemegang wilayah bisa ikuti dan melaksanakan dengan efektif," katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Rabu (3/2/2021).

Advertisement

Baca Juga: Peluang Bisnis Camilan

Dia menambahkan upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 harus ada penegakan tegas terkait proteksi kesehatan untuk seluruh masyarakat. "Saya kira sangat efektif bila dilaksanakan oleh masyarakat. Jadi, selain kebijakan dua hari dirumah, masyarakat harus lebih patuh protokol kesehatan [prokes] lagi," katanya.

Pelaksanaan Jateng di Rumah Saja akan dilaksanakan pada akhir pekan ini, yakni tanggal 6-7 Februari 2021. Pemrov Jateng telah mengeluarkan surat edaran terkait Jateng di Rumah Saja itu yang akan diterapkan seluruh daerah di Jawa Tengah.

Advertisement

Disosialisasikan

Gerakan Jateng di Rumah Saja bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat di luar rumah. Usulan itu telah disampaikan kepada seluruh bupati/wali kota di Jawa Tengah untuk ditindaklanjuti.

Pemprov Jateng juga gencar menyosialisasikan rencana gerakan itu melalui berbagai platform.

 

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif