SOLOPOS.COM - Pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api di Pasar Yaik, Semarang, Sabtu (27/2/2016) malam. (Istimewa/@MasMansuri)

Kebakaranm Semarang meninpa belasan pedagang yang kemudian disantuni ratusan juta rupiah.

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 17 pedagang Pasar Yaik Baru yang menjadi korban kebakaran dibantu Pemerintah Kota Semarang sebesar Rp103 juta untuk meringankan beban atas musibah yang dialami.

Promosi Waspada Penipuan Online, Simak Tips Aman Bertransaksi Perbankan saat Lebaran

“Bantuan ini tentu tidak sebanding dengan kerugian bapak dan ibu,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyantuni pedagang di serambi Masjid Agung Kauman Semarang, Rabu (2/3/2016).

Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—mengatakan bantuan itu sebagai wujud perhatian Pemkot yang diharapkan bisa membantu untuk modal usaha kembali.

Rusak Rp5 Juta
Dari 17 pedagang itu, sebanyak sembilan pedagang yang kiosnya rusak berat mendapatkan bantuan masing-masing Rp7 juta, sementara untuk delapan pedagang yang kiosnya rusak sedang diberikan Rp5 juta.

Didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita), Hendi meminta pedagang untuk kembali bangkit dari musibah kebakaran yang baru saja dialami. “Yakini semua ini bagian dari ujian Allah SWT untuk bisa ‘naik kelas’ sehingga semua lancar, beraktivitas kembali, dan selalu sehat. Meski berat, harus yakin dan mantap untuk tabah dan kuat,” katanya.

Selain dana bantuan, upaya penyambungan instalasi listrik bagi pedagang di sekitar kios yang terbakar sudah dilakukan sehingga para pedagang di Pasar Yaik Baru bisa beraktivitas jual-beli kembali. Perbaikan terhadap bangunan yang terbakar sudah dimulai Rabu ini dan diharapkan rampung dalam 2-3 pekan ke depan sehingga bisa dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan kembali.

“Upaya menjaring kerja sama dengan kalangan perbankan telah dilakukan. Mbak Ita sudah berkomunikasi dan disepakati penjadwalan ulang pembayaran angsuran perbankan hingga enam bulan ke depan,” katanya.

Bantuan Modal
Komunikasi lebih lanjut dengan kalangan perbankan, kata dia, terus dilakukan agar mereka bisa memberikan tambahan modal atau dana CSR (corporate social responsibility) untuk bantuan modal usaha pedagang. Ke depan, Hendi meminta Dinas Pasar kembali melakukan sosialisasi kepada pedagang berkaitan dengan penggunaan listrik secara aman sesuai daya instalasi yang terpasang untuk mengantisipasi korsleting.

Sementara itu, perwakilan pedagang H Mudatsir menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan dan perhatian Pemkot Semarang terhadap pedagang Pasar Yaik Baru yang tertimpa musibah kebakaran. “Alhamdulillah dan maturnuwun atas perhatian yang diberikan sejak terjadinya kebakaran. Semoga Allah SWT menerimanya sebagai amal saleh bapak-ibu wali kota dan wakil,” katanya, mewakili pedagang Pasar Yaik Baru.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya