SOLOPOS.COM - Ilustrasi tenggelam. (Medicalnewstoday.com)

Kecelakaan air yang dialami enam pelajar SMP di Semarang, dua orang pelajar puteri akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Semarangpos.com, SEMARANG – Tim gabungan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dan Search and Rescue (SAR) Semarang, Jumat (4/3/2016), menemukan dua pelajar puteri sekolah menengah pertama (SMP) yang mengalami kecelakaan air dan hilang tenggelam di Sungai Kaligarang Semarang.

Promosi BRI Borong 12 Penghargaan 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2024

Kedua pelajar puteri itu, Iis, 14, dan Yuliana, 15, warga Ngaglik, Kelurahan Tawang Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang yang mengalami kecelakaan air dan hilang tenggelam, Kamis (3/3/2016) itu, ditemukan sudah dalam keadaan tanpa nyawa. “Korban Yuliana ditemukan sekitar 50 meter dari Sungai Kaligarang sekitar pukul 07.50 WIB dan Iis ditemukan di daerah Tugu Suharto pada pukul 10.20 WIB,” ungkap Maulan Affandi, petugas Humas Basarnas Kantor SAR Semarang.

Dia menambahkan tim gabungan Basarnas dan SAR Semarang masih melakukan pencarian terhadap satu korban lagi yang bernama Johan Bagas Satri,16, pelajar MTS Al-Qoiriyah Bulu Selatan warga Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang. Pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai di kawasan Tugu Suharto, wilayah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Semarang di Kelud, dan Bendungan Pleret, Banjir Kanal Barat.

“Tim masih terus melakukan pencarian. Mudah-mudah korban bisa segera ditemukan,” harap Affandi.

Seperti diberitakan Semarangpos.com, enam pelajar SMP tenggelam ketika sedang berfoto self photography (selfi) di Sungai Kaligarang, tepatnya di bawah Jembatan Tinjomoyo, Kota Semarang Kamis. Para pelajar yang sedang asyik berfoto di Sungai Kaligarang tersebut tidak menduga kalau air sungai yang semula tenang secara tiba-tiba meluap dan menyeret tubuh keenam pelajar malang itu.

Penyebab meluapnya Sungai Kaligarang, karena di daerah Semarang bagian atas turun hujan deras sehingga menyebabkan air meluap. Dari enam pelajar korban kecelakaan air yang tenggelam itu, tiga berhasil diselamatkan warga sekitar, yakni Mayalea,15, Mirza Rohul, 16,  dan Nur Wakhidah Putri, 15. Sedangkan tiga orang korban kecelakaan air tersebut dalam pencarian tim SAR, mereka adalah Johan Bagas Satria, 16, warga Manyaran Semarang, Iis, 14,  dan Yuliana, 15, keduanya warga Nganglik, Tawang Mas, Semarang.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya