Jateng
Senin, 4 Juli 2016 - 09:50 WIB

LEBARAN 2016 : Ini Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik...

Redaksi Solopos.com  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencuri (safetsystems.com)

Lebaran 2016 salah satu yang perlu diperhatikan oleh para pemudik adalah meninggalkan rumah dalam kondisi aman dari santronan perampok maupun pencuri.

Semarangpos.com, SALATIGA – Momen Lebaran 2016 selalu dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman di udik. Saat pulang kampung di udik itu tak banyak dari para pemudik yang rumahnya menjadi sasaran aksi kejahatan.

Advertisement

Saat ditinggal dalam keadaan kosong oleh penghuni yang pulang mudik, para perampok atau pencuri pun dengan leluasa menyatroni rumah. Mereka dengan leluasa menguras barang berharga milik para pemudik tanpa meninggalkan jejak.

Demi mengantisipasi tindak kejahatan di saat mudik pada musim libur Lebaran itu, Polres Salatiga memiliki tips yang mungkin sangat berguna bagi para pemudik yang akan meninggalkan rumah mereka selama berhari-hari.

Dilansir situs resmi Polres Salatiga di Tribata News Polres Salatiga, Selasa (28/6/2016), biasanya kawanan pembobol rumah lebih dulu mengintai calon sasarannya sebelum beroperasi. Saat melakukan pengintaian itu, kawanan perampok itu selalu memberikan tanda di dekat rumah calon korbannya.

Advertisement

Adapun tanda-tanda itu biasanya dibubuhkan dalam coretan di dinding, tiang listrik, tiang telpon, atau pun tembok-tembok yang berdekatan dengan rumah calon korbanya.

Ada pun arti tanda-tanda itu sebagai berikut:

Berikut contoh dari coretan-coretan tanda itu: PAB2 524-Strong, yang berarti PA: rumah itu dalam posisi aman untuk dilakukan pencurian, B2: biasanya menyebutkan letak atau nomor rumah itu, 524: menyatakan bahwa rumah itu aman untuk disatroni mulai jam 17.00 (5 sore) hingga 19.00 dan pukul 02.00 hingga 04.00 dan Strong, berarti sangat direkomendasikan.

Advertisement

Polres Salatiga mengaku info coretan ini diperoleh dari pengakuan kawanan perampok spesial pembobolan rumah yang sudah tertangkap beberapa waktu lalu. Jika Anda menemukan tanda-tanda seperti yang disebutkan di atas, pihak kepolisian pun meminta untuk segera menghapus coretan itu segera dihapus atau menutupinya dengan cat baru.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif