Jateng
Senin, 24 April 2023 - 15:54 WIB

Lebaran, Napi Rutan Salatiga Bisa Bercengkrama dengan Keluarga selama 30 Menit

Hawin Alaina  /  Imam Yuda Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Suasana keluarga warga binaan Rutan Salatiga saat berkunjung di Rutan Salatiga pada momen lebaran Senin (24/4/2023). (Istimewa)

Solopos.com, SALATIGA – Waktu yang diberikan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Salatiga sangat berharga bagi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Salatiga. Hal itu dikarenakan saat momen Hari Raya Idulfitri 1444 H atau Lebaran 2023, ratusan warga binaan atau narapidana diizikan bertemu secara langsung dengan keluarganya selama 30 menit.

Waktu 30 menit bertemu secara langsung dengan keluarga itu jelas sangat berarti bagi warga binaan. Hal itu dikarenakan pada tiga Lebaran sebelumnya mereka tidak diizinkan bertemu secara tatap muka dengan keluarga menyusul adanya pandemi Covid-19.

Advertisement

Kepala Rutan Salatiga, Andri Lesmano, mengatakan hari raya menjadi berkah buat semua orang termasuk warga binaan atau napi. Selama tiga hari berturut-turut, 22-24 Maret 2023, mereka diizinkan bertemu dengan keluarga yang berkunjung secara tatap muka selama 30 menit.

“Hari raya menjadi berkah buat semua orang termasuk warga binaan, selama tiga hari berturut-turut kami berikan program KKL [kunjungan khusus Lebaran], setelah 3 Lebaran sebelumnya tidak ada layanan kunjungan tatap muka,” ujar Andri, Senin (24/4/2023).

Selain itu Andri mengungkapkan Rutan Salatiga juga memberikan fasilitas foto gratis untuk mengabadikan momen foto keluarga bersama WBP. “Kami juga memberikan fasilitas foto gratis untuk mengabadikan momen foto keluarga bersama WBP,” ucapnya.

Advertisement

Diakui Rutan Salatiga terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal walaupun dengan keterbatasan tempat. Tetapi dengan terobosan seperti pembagian waktu per termin hingga pelaksanaan kunjungan selama 3 hari menjadi momen untuk memberikan waktu para WBP bersama keluarga, sekaligus sebagai rasa empati, kekeluargaan, dan kemanusiaan selama Lebaran kali ini.

Sementara itu salah satu keluarga warga binaan permasyarakatan, Darmono, mengungkapkan sangat senang dan berterima kasih atas pemberian layanan khusus selama 30 menit bisa bertemu dengan keluarga.

“Saya sangat senang, terharu dan berterima kasih pada Rutan Salatiga atas kunjungan selama 3 hari dan diberikan waktu 30 menit setiap kunjungan. Walau pun keluarga saya bersalah harus menjalani pidana, tapi ini [waktu] sangat berharga yang diberikan rutan agar warga binaan bisa merasakan momen Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif