Jateng
Kamis, 17 Desember 2015 - 04:50 WIB

PELATIHAN KERJA : Rekrut Peserta Pelatihan Kerja, BLK Kudus Buka Secara Daring

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kegiatan pelatihan kerja (JIBI/JIBI/Solopos)

Pelatihan kerja akan diadakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) dengan membuka perekrutan secara online.

Kanalsemarang.com, KUDUS-Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membuka terobosan baru dengan membuka pendaftaran pelatihan kerja untuk masyarakat Kudus secara daring (online).

Advertisement

“Pendaftaran pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) secara online akan segera dibuka, hanya menunggu peresmiannya,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kudus Lutful Hakim di Kudus, Rabu (16/12/2015).

Ia mengatakan, sudah melakukan uji coba mendaftar secara daring bersamaan dan hasilnya tidak ada permasalahan dengan peladen (server) yang ada.

Advertisement

Ia mengatakan, sudah melakukan uji coba mendaftar secara daring bersamaan dan hasilnya tidak ada permasalahan dengan peladen (server) yang ada.

Bagi masyarakat yang hendak mendaftar di BLK, kata dia, cukup membuka laman (website) BLK Kudus karena sudah ada tautan (link) untuk pendaftaran secara daring.

“Meskipun nantinya banyak masyarakat yang akan mendaftar secara ‘online’, kami yakin ‘server’ yang ada sudah siap,” ujarnya.

Advertisement

Jumlah peserta setiap jurusan dialokasikan untuk 20 orang, ujarnya.

Sementara proses pendaftaran ulang, kata dia, pendaftar harus membawa berkas persyaratan yang dipersyaratkan ke kantor BLK Kudus untuk proses verifikasi berkas administrasinya.

Jenis pelatihan yang diberikan meliputi, keterampilan menjahit, otomotif, kejuruan tata kecantikan rambut, operator komputer, teknis komputer, tata rias manten, desain grafis, otomotif motor, setir mobil, tata kecantikan kulit, dan menjahit tas.

Advertisement

Anggaran pelatihan kerja tahun ini sesuai data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) untuk Dinsosnakertrans Kudus mencapai Rp4,48 miliar.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan anggaran pelatihan kerja tahun 2014 yang mencapai Rp15,5 miliar.

Adapun jumlah peserta pelatihan yang sudah dibekali keahlian kerja sejak tahun 2009 hingga sekarang diperkirakan mencapai 20.000 orang.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif