Jateng
Rabu, 28 Oktober 2015 - 15:50 WIB

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR : 24 Desa/Kelurahan Terkena Proyek Jalan Tol

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tol (JIBI/Solopos TV)

Pembangunan infrastruktur jalan tol Pekalongan-Pemalang akan mengenai puluhan desa/kelurahan.

Kanalsemarang.com, PEKALONGAN-Sebanyak 24 desa/kelurahan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akan terkena proyek pembangunan jalan tol Pekalongan-Kabupaten Pemalang.

Advertisement

Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Pekalongan, Moh Arifin di Pekalongan, Selasa (27/10/2015), mengatakan proyek jalan tol yang sempat tertunda sejak 2008 ini akan melintasi 51 bidang tanah kas desa di 12 desa.

“Oleh karena, kami meminta pada aparat pemerintah desa mencarikan tanah pengganti yang minimal senilai dari tanah kas desa di wilayahnya masing-masing. Jumlah keseluruhan luas tanah kas desa yang terkena mega proyek ini mencapai 11,8 hektare,” katanya.

Menurut dia, proyek jalan tol sepanjang 16,65 kilometer dan melintasi 24 desa/kelurahan Kabupaten Pekalongan dipastikan akan berlanjut lagi mulai pada tahun ini.

Advertisement

Sesuai Peraturan Mendagri Nomor 4 Tahun 2007, kata dia, tanah pengganti itu diupayakan masih berada di desa setempat. Kendati demikian, jika di desa itu tidak ada maka tanah pengganti bisa di luar desa itu asalkan lokasinya masih berdekatan.

Ia mengatakan sejumlah desa yang tanah kas desanya terkena proyek jalan tol ini, antara lain Desa Sijeruk, Bulakpelem, Purwodadi, Tegalsuruh, Klunjukan, Sembung jambu, Babalan Kidul, Rengas, Karangdowo, Surobayan, dan Desa Pegandon.

“Adapun proses pelepasan tanah kas desa akan memakan waktu lama karena harus ada proses yang dilalui, seperti rembug desa agar mendapat persetujuan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), izin bupati, hingga izin tertulis dari gubernur,” katanya.

Advertisement

Selain itu, kata dia, ada administrasi yang harus dilengkapi oleh pihak desa sehingga perlu melakukan simulasi pengisian blangko administrasi agar semua pihak mengetahui.

“Adapun narasumber simulasi ini akan menghadirkan langsung petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) PPK, dan bantek jalan tol,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif