Jateng
Rabu, 14 Januari 2015 - 11:50 WIB

PERUMAHAN PEKERJA : BPJS Bakal Bangun Rusunawa untuk Pekerja di Jateng

Redaksi Solopos.com  /  Sumadiyono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Sejumlah warga membereskan bongkaran rumah yang semula didirikan di dekat Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kerkov, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (12/2/2014). (JIBI/Solopos/Iskandar)

Sejumlah warga membereskan bongkaran rumah yang semula didirikan di dekat Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kerkov, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (12/2/2014). (JIBI/Solopos/Iskandar)

Perumahan pekerja tampaknya bakal segera terealisasi di Jawa Tengah. BPJS merencanakan membangun rusunawa khusus pekerja di sejumlah daerah di Jawa Tengah

Advertisement

 

Kanalsemarang.com, SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah merencanakan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) untuk pekerja di sejumlah kabupaten serta kota di Jawa Tengah dan ditargetkan tahun ini dapat terealisasi.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, nanti akan disupport dengan rusunawa,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya seusai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah di Kantor Gubernur seperti dikutip Antara, Selasa (13/1/2015).

Advertisement

Pembangunan rumah susun sewa tersebut diperuntukkan untuk pekerja yang punya upah dan sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal dengan masa kepesertaan selama satu tahun.

Elvyn menjelaskan lokasi pembangunan rusunawa menyesuaikan lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat dan untuk di Kota Semarang misalnya, akan dibangun satu twin blok yang mampu menyediakan 100 unit rumah di Kecamatan Tugu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan pemerintah akan menyediakan lahan tidak hanya untuk pembangunan rumah susun sewa, tetapi juga rumah yang dapat dimiliki oleh pekerja dengan kredit yang terjangkau.

Advertisement

Pembangunan rusunawa, lanjut Ganjar, diharapkan dapat dibangun di kawasan industri agar pekerja lebih dekat dengan tempat kerja dan dapat memotong biaya transportasi.

“Jika pekerja dapat tinggal dekat dengan tempat kerja, maka bisa kompetitif. Sebelumnya juga sudah bertemu dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan harapannya segera dibangun rumah nyaman dan bagus seperti yang sudah dibangun di Batam rumahnya tidak luas tetapi cukup lega,” katanya.

Asisten II Bidang Kesra Pemprov Jateng Djoko Sutrisno menambahkan rumah susun sewa untuk pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan direncanakan dibangun di Kota Semarang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Cilacap, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Suhokarjo, Pekalongan, Tegal, Pati, dan Kudus.

Terkait jumlah kepersertaan, Elvyn mengaku jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Tengah masih perlu terus ditingkatkan salah satunya dengan cara menggandeng perusahaan, Disnakertrans, dan jaksa untuk pengawasan, serta menambah kantor cabang.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif