Jateng
Senin, 27 Maret 2023 - 08:03 WIB

Petasan Meledak di Kaliangkrik Magelang, 1 Orang Meninggal dan 11 Rumah Rusak

Adhik Kurniawan  /  Ponco Suseno  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi petasan (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, MAGELANG — Sebuah video viral di media sosial (medsos) memperlihatkan sejumlah rumah rusak karena ledakan petasan di Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (26/3/2023) malam. Dalam insiden tersebut, satu orang dikabarkan meninggal dunia.

Video tersebut diunggah akun Instagram @magelang_raya. Saat berita ini ditulis, postingan itu telah mendapat suka sebanyak 2.494 orang dan 56 komenter. Dalam narasinya, ledakan itu terdengar hingga Kota Magelang, Kajoran, dan Martoyudan.

Advertisement

Iki mergo mempentingkan tradisi daripada keselamatan nyawa. Padahal kemarin sudah ada korban di Blitar dan di Malang. Kok pada belum sadar,” tulis komentar akun @annid_94.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, membenarkan terkait peristiwa ledakan petasan di Magelang tersebut. Ia mengatakan, ada lima rumah dilaporkan rusak berat, satu korban meninggal dunia, dan tiga lainnya alami luka-luka.

“Kejadian pukul 20.10 WIB,” ungkap Kombes Pol. Iqbal, Minggu (26/3/2023) malam.

Advertisement

Kombes Pol. Iqbal menerangkan, korban meninggal bernama Mufid, 33, warga Dusun Junjungan, Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang batu.

Sedangkan untuk tiga korban yang mengalami luka-luka dan telah dirujuk ke RSUD Magelang, yakni Nurhayah, 41; Naela Janur, 17, dan Nailatul, 18.

Lebih jauh, lima rumah yang telah terkonfirmasi rusak berat, salah satunya adalah milik korban meninggal atau Mufid. Sedangkan enam rumah lainnya disebut hanya mengalami rusak ringan.

Advertisement

“Kejadian diduga karena ledakan petasan atau mercon,” jelasnya.

Polda Jateng menambahkan, saat ini tim Jibom Gegana Brimob Polda Jateng dan Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol. Sumy Hastry Purwanti beserta tim berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan sejumlah penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Magelang, AKBP Ruruh Wicaksono dan anggotanya beserta Unit Inafis Polresta Magelang juga berada di TKP.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif