Jateng
Selasa, 16 Juni 2015 - 21:50 WIB

PILKADA 2015 : KPU Semarang Gandeng Kejari Kawal Pilkada

Redaksi Solopos.com  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkada (JIBI/Solopos/Antara)

Pilkada 2015 di Semarang bakal dikawal pula oleh kejaksaan.

Kanalsemarang.com, SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggandeng kejaksaan negeri (kejari) setempat untuk mengawal penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 2015.

Advertisement

“Kami butuh masukan untuk mewujudkan pilkada yang berkualitas, akuntabel, dan transparan, salah satunya Kejari” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono di Semarang, Selasa (16/6/2015).

Hal itu diungkapkannya seusai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KPU Kota Semarang dan Kejari Semarang untuk mengawal Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2015.

Menurut dia, setidaknya ada tiga konsentrasi KPU yang dituangkan dalam kerja sama itu, yakni penyusunan regulasi, pengadaan barang dan jasa, serta pendampingan pada peradilan.

Advertisement

Ia mengatakan kerja sama itu merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk memuluskan penyelenggaraan pesta demokrasi itu, sebab ada banyak tugas KPU yang bersentuhan dengan aspek hukum.

Sementara itu, Kepala Kejari Semarang Asep Nana Mulyana menyatakan siap untuk mendampingi KPU dalam penyelenggaraan Pilwakot Semarang 2015 yang berkualitas, akuntabel, dan transparan.

Kejari, kata dia, sudah menyiapkan tim yang terintegrasi pada penanganan permasalahan yang dihadapi pada Pilwakot Semarang 2015, termasuk jika ada permasalahan yang masuk ranah hukum.

Advertisement

Ia mengatakan Kejari juga akan membangun posko khusus Pilwakot yang disiapkan untuk menampung berbagai pengaduan seputar penyelenggaraannya, baik dari peserta pilkada maupun panitia pengawas.

Jadi, simpul dia, berkas pengaduan bisa segera ditangani oleh tim yang ditempatkan pada posko, termasuk jika ada permasalahan yang sampai ranah pidana juga disiapkan tim pendamping.

“Dengan segala persiapan yang kami lakukan ini, jika nantinya ditemukan pelanggaran pilkada dan harus memasuki meja hijau maka akan kami tangani secara sederhana dan cepat,” katanya.

Pada penandatanganan MoU antara KPU Kota Semarang dan Kejari Semarang itu, hadir berbagai elemen masyarakat, mulai akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan mahasiswa.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif