Jateng
Senin, 21 September 2015 - 07:45 WIB

PILKADA PEKALONGAN : Ratusan TKI Pekalongan Terancam Kehilangan Hak Pilih

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada (JIBI/Harian Jogja/Dok)

Pilkada Pekalongan akan digelar bersamaan dengan pilkada serentak pada akhir tahun ini.

Kanalsemarang.com, PEKALONGAN-Ratusan tenaga kerja Indonesia asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah 2015 karena mereka kini masih bekerja di luar negeri.

Advertisement

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir di Pekalongan, Minggu (20/9/2015), mengatakan ratusan TKI berpotensi tidak dapat menggunakan hak suaranya pada Pilkada 9 Desember mendatang karena KPU kesulitan memberikan fasilitas pada mereka.

“Kami tidak dapat memberikan fasilitas pada TKI yang bekerja di luar negeri untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Pekalongan. Akan tetapi, jika TKI pulang ke kampung halaman sebelum hari H- pilkada maka TKI tetap bisa berpartisipasi menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Ia yang didampingi Komisioner Divisi Sosialisasi, Abi Riza mengatakan selama TKI itu masih tercatat sebagai warga Kabupaten Pekalongan maka KPU akan memberikan hak pilihnya pada pilkada pada mereka.

Advertisement

“Intinya, kalau masih terdaftar maka TKI yang pulang dari luar negeri akan kami upayakan agar bisa menggunakan hak pilihnya pada pilkada,” katanya.

Menurut dia, KPU menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2015 sebanyak 77,5 persen. KPU Kabupaten Pekalongan, kata dia, akan berupaya agar masyarakat berpartisipas pada ajang pesta demokrasi tersebut.

Ia mengatakan sejumlah upaya yang bakal dilakukan KPU, antara lain melakukan sosialisasi masif, meningkatkan peran serta masyarakat sebagai corong KPU untuk sosialisasi, dan memetakan kelompok masyarakat tertentu seperti disabilitas, nelayan, serta petani.

Advertisement

“Kami juga akan melakukan kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan (ormas), LSM, dan pemilih pemula dalam rangka menyosialisasikan pilkada agar target partisipasi dapat terpenuhi,” katanya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif