Jateng
Selasa, 16 November 2021 - 16:38 WIB

Road to IDC AMSI: Digitalisasi Jadi Kunci Dongkrak Wisata Karimunjawa

Imam Yuda Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar webinar Road to IDC AMSI terkait Digitalisasi Karimunjawa, Selasa (16/10/2021). (Solopos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG –  Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Kunjungan wisatawan pun mengalami penurunan akibat adanya pembatasan saat pandemi.

Perlu strategi khusus untuk kembali membangkitkan sektor pariwisata, salah satunya dengan mengandalkan peran teknologi informasi dan komunikasi, atau digital.

Advertisement

Hal itu terungkat dalam kegiatan Road to Indonesia Digital Conference (IDC) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMS) 2021, hari kedua di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Asale Karimunjawa Jadi Pulau Harta Karun

Advertisement

Baca juga: Asale Karimunjawa Jadi Pulau Harta Karun

Dalam acara yang mengambil tema “Digitalisasi Pariwisata Karimunjawa” itu menampilkan sejumlah narasumber, antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno; Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoe; Bupati Jepara, Dian Kristandi; Kepala Bidang Tata Usaha Balai Taman Nasional Karimunjawa, Sutris Harjanto; hingga pengamat pariwisata yang juga Direktur Akademi Pariwisata Surakarta (Akparta), Astrid Widayani.

Sandiaga Uno menyebut pandemi Covid-19 menyadarkan pengelola tempat wisata akan pentingnya teknologi informasi. Keberadaan teknologi informasi atau digitalisasi akan memberikan kemudahaan pengelola tempat wisata dalam mempromosikan tempat wisatanya kepada wisatawan.

Advertisement

“Potensi ini bisa didukung dengan digitalisasi seperti membuat konten video, membuat aplikasi hingga pembayaran secara digital, sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” ujar Sandiaga.

Snorkeling

Sandiaga juga menilai Karimunjawa memiliki potensi wisata lain yang tak kalah dengan wisata pulau di beberapa daerah di Indonesia yang selama ini menjadi tujuan wisata utama. Karimunjawa, menurut Sandiaga Uno, memiliki tempat snorkeling yang potensial dan disebut-sebut terbaik di Indonesia.

“Karimunjawa memiliki kurang lebih 27 pulau yang berjejer dengan menakjubkan. Karimunjawa menawarkan keindahan laut yang tak kalah dengan lokasi diving lainnya,” imbuh Sandiaga.

Advertisement

Baca juga: Pekan Depan, AMSI Gelar Road to IDC di 8 Wilayah

Sandiaga pun berharap potensi-potensi itu bisa lebih digali oleh pengelola tempat wisata di Karimunjawa, termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Pemkab Jepara, maupun Balai Taman Nasional Karimunjawa.

Senada disampaikan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, yang menilai sektor pariwisata saat ini mennjadi prioritas dalam pemulihan ekonomi masyarakat di kala pandemi Covid-19. Oleh karenanya, perlu adanya upaya-upaya mendongkrak kunjungan wisatawan di berbagai objek wisata, salah satunya Karimunjawa.

Advertisement

Taj Yasin mengatakan Pemprov Jateng saat ini telah melakukan sederet akselerasi dalam upaya mendongkrak pariwisata di Karimunjawa. Salah satunya dalam menciptakan kemudahan akses di Karimunjawa.

“Untuk akses kita terus perbaiki, seperti infrastruktur maupun sarana dan prasarana. Sekarang ke Karimunjawa juga lebih mudah dengan moda transportasi seperti kapal laut dari Semarang maupun pesawat ke Bandara Dewandaru,” ujar Taj Yasin. (Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com)

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif