Jateng
Senin, 26 Juni 2023 - 18:44 WIB

Terungkap! Ini Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Area Tambak Tugu Semarang

Adhik Kurniawan  /  Imam Yuda Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Sukarelawan dan petugas melakukan evakuasi mayat nelayan yang ditemukan di area tambak Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Senin (26/6/2023). (Solopos.com-Adhik Kurniawan)

Solopos.com, SEMARANG — Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan di area tambak Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Mayat itu rupanya adalah seorang nelayan lanjut usia (lansi) bernama Kasrum, 64, warga Tambakharjo RT 004 RW 002.

Kapolsek Tugu, Kompol Ngadiyo, mengatakan korban adalah seorang nelayan Tambakharjo yang tengah mencari ikan. Saat kali pertama ditemukan, posisi kepala korban keadaan tenggelam di dalam air.

Advertisement

“Sudah dalam keadaan kaku juga. Terus korban ini ternyata nelayan asal Semarang,” ungkap Kompol Ngadiyo kepada Solopos.com, Senin (26/6/2023).

Saat ditanya apakah mayat lansia tersebut adalah korban pembunuhan, Kapolsek Tugu Semaarang menampik hal tersebut. Sebab, kondisi korban saat ditemukan tidak ada tanda-tanda kekerasan baik benda tajam maupun benda tumpul.

“Pukul 14.00 WIB, Team Inafis Polrestabes Semarang melaksanakan pemeriksaan luar terhadap kondisi korban. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan,” tegasnya.

Advertisement

Lebih jauh, Kapolsek Tugu menduga korban meninggal karena serangan jantung. Pihak keluarga korban juga disebut telah menerima kejadian tersebut dengan lapang dada yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Tugu, dikagetkan dengan penemuan mayat pria dalam kondisi mengambang di area tambak, Senin (26/5/2023) siang. Awalnya, warga sekitar mengira ada seorang nelayan yang tenggelam.

“Saya tahu malah awalnya dari orang mencari ikan tadi. Ada yang memberikan kabar kalau ada orang tenggelam. Terus saya coba lihat, tapi kok harus naik kapal untuk memastikan, jadi lapor warga sama polisi,” ujarnya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif