SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksin booster. (Freepik)

Solopos.com, SEMARANG – Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan 200.000 dosis vaksin Indovac dan 90.000 dosis vaksin jenis Pfizer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menjalankan vaksinasi tahap keempat atau booster kedua.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jateng, Rahmah Nur Hayati, melalui Sub Surveilans Imunisasi, Atin Suhesti, mengatakan vaksinasi booster kedua atau tahap keempat sudah dibuka mulai Selasa (24/1/2023).

Promosi Cerita Penjual Ayam Kampung di Pati Terbantu Kredit Cepat dari Agen BRILink

“Untuk nakes [tenaga kesehatan] sudah dimulai lebih awal [booster kedua]. Kalau masyarakat umum baru hari ini dan hanya diperuntukan bagi usia 18 tahun ke atas,” jelas Atin kepada Solopos.com, Selasa.

Ekspedisi Mudik 2024

Sedangkan untuk stok vaksin, terang Atin, Dinkes Jateng mememiliki stok sekitar 200.000 dosis vaksin jenis Indovac dan 90.000 dosis vaksin Pfizer. Vaksin sebanyak itu diklaim mampu memenuhi kebutuhan tiap kabupaten/kota di Jateng. Kendati demikian, pada jenis booster kedua atau keempat ini pihaknya akan menyesuaikan dengan jenis vaksin yang diterima masyarakat pada booster pertama atau dosis ketiga.

“Jenis vaksin yang ada Indovac atau Pfizer. Kalau Indovac khusus untuk yang vaksin primernya Sinovac atau Indovac. Kalau selain Sinovac atau Indovac, misalnya Pfizer, Astrazeneca, itu bisa memakai Pfizer. Kalau vaksin Jhonson&Jhonson (J&J) itu pakai vaksin J&J juga,” terangnya.

Dinkes Jateng pun telah mengintruksikan jajaran dinas di tiap kabupaten/kota untuk kembali menggencarkan vaksin booster kedua bagi masyarakat umum. Termasuk menggerakan kembali sentra vaksin di area car free day atau CFD.

“Kami harap, masyarakat berkenan untuk vaksinasi booster kedua. Karena kita tidak bisa prediksi kondisi yang sekarang ini belum dinyatakan bebas pandemi, baru pencabutan PPKM [pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat]. Kemudian prokes dan lainnya tetap, dengan itu tetap kita laksanakan booster,” pungkasnya.

Sekadar informasi, capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster tahap pertama di Jateng masih jauh dari harapan. Hingga 23 Januari 2023, capaian vaksinasi booster tahap pertama baru mencapai 33,96 persen. Sedangkan untuk vaksin booster tahap kedua bagi tenaga kesehatan saat ini telah mencapai 71,67 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya